Pengujian Nozzle
Adapun cara memeriksa nozzle diperlukan alat penekan (Tes Nozzle) Pasang Injektor pada tester dengan longgar saja. Lakukan pembuangan udara yang ada pada saluran tester, dengan menggerakan tuas sampai solar keluar pada sambungan pipa tutup kran saluran tekan ke manometer, lakukan pengetesan bentuk penyemprotan dengan menggerakan tuas dalam langkah penuh dengan kuat dan cepat.
Pemerikasaan Bentuk Penyemprotan
Bentuk penyemprotan baik. Bentuk penyemprotan ini dapat menghasilkan campuran yang merata dengan udara sehingga pembakaran dapat berjalan sempurna.
Bentuk Ruang Sempit.
Penyebaran bahan bakar kurang merata sehingga campuran
antara bahan bakar dengan udara tidak merata. Akibatnya pembakaran tidak
sempurna.
Baca Juga: Cara Mudah Service Karburator
Baca Juga: Cara Mudah Service Karburator
Bentuk Siku Luas.
Bentuk penyemprotan ini dapat berakibat bahan bakar menempel
pada dinding silinder sehingga pembakaran tidak sempurna bahkan pada dinding
silinder terdapat titk – titik bahan bakar yang menempel. Titik – titik bahan
bakar tersebut menyebabkan kerak dan keausan pada dinding silinder.
Bentuk Semburan Salah Aliran.
Penyemprotan yang salah arah sangat merugikan karena
pembentukan campuran tidak merata dan bahan bakar menempel pada dinding
silinder sehingga pada dinding silinder terdapat kerak – kerak yang menempel.
Baca Juga: Pemeriksaaan Sistem Suspensi Rigid
Baca Juga: Pemeriksaaan Sistem Suspensi Rigid
Bentuk Semburan mentees.
Bahan bakar yang menetes tidak dapat tercampur dengan udara
sehingga tidak dapat terbakar. Akibatnya mesin sulit hidup.
Bentuk Semburan Tidak Stabil.
Bentuk penyemprotan yang pecah menyebabkan sebagian bahan
bakar menempel pada dinding silinder sehingga dinding silinder cepat tergores
dan cepat aus.
Bentuk Semburan terpenic.
Akibat penyemprotan terpuntir campuran tidak merata sehingga
pembakaran tidak dapat sempurna.
Bentuk Semburan Goyang.
Penyemprotan yang terputus – putus mengakibatkan jumlah
bahan bakar yang disemprotkan kurang (campuran kurus). Akibat selanjutnya mesin
menjadi panas. Susut penyemprotan yang baik adalah ±4°.
Test Kebocoran.
Buka kran saluran tekan ke manometer. Gerakkan tuas tester
sampai manometer menunjukkan tekanan = 80 bar, pertahankan posisi tekanan ini
selama 20 detik, lihat dan amati kebocoran pada ujung nozzle. Amati dan rasakan ujung bodi nozzle dengan jari anda, apakah
ada tetesan atau ujung bodi nozzle menjadi basah.
Baca Juga: Cara Pemeriksaan Sistem suspensi Independen
Baca Juga: Cara Pemeriksaan Sistem suspensi Independen
Test Tekanan Semburan.
Gerakkan tuas tester dalam langkah penuh dengan kuat dengan
cepat, baca tekanan pada manometer dan catat hasilnya. Nozzle injektor merupakan piranti vital pada sistim injeksi
bahan bakar. Gejala mesin kasar, ngelitik sampai tenaga loyo merupakan
kompensasi kalau performa injektor kurang maksimal.


0 Komentar
*Anda Sopan Kami Segan*