Alat
- Alat yang di gunakan :
- Kunci T 10 mm
- Kunci pas 10 mm
- Kunci ring 8 mm
- Kunci pas 7 mm
- Obeng Plus (+)
- Obeng min (-)
- Tang lancip
- Kuas Pembersih
- Rantang bensin
- Kompresor (Spray Gun)
Permasalahan Dan Penangannya
- Minyak keluar dari karburator melalui selang pembuangan dengan sendirinya dan tidak berhenti-henti (karburator banjir). Yang menjadi permasalahannya adalah:
- Jarum pelampung belum berfungsi dengan benar di dalam karburator (tidak tetap posisinya/ tidak mapan)ketika bahan bakar masuk ke karburator.
- Jarum pelampu cacat.
- Jarum pelempung kotor dan body karburator kotor di bagian letak dudukan jarum pelampung Penanganannya : Bersihkan jarum pelampung dan body karburator terutama bagian dudukan jarum pelampung dengan mencuci dengan bensin dan semprot semua lubang saluran yang ada di body karburator menggunakan kompresor.
- Body karburator dipukul pelan menggukan obeng agar jarum pelampung bergeser tepat pada posisi yang tepat.
- Jarum pelampung yang telah caca sebaiknya diganti.
- Mesin tidak mau langsam (Stationer), ketika mesin dingin harus menarik gas untuk menghidupkan mesin karena tidak dapat hidup dalam putaran langsung, suara mesin tidak stabil. Yang menjadi masalahnya adalah :
- Slow jet cacat atau telah mengalami kerusakan.
- Slow jet tersumbat oleh kotoran debu dan pasir. Penanganannya :
- Sebaiknya Ganti slow jet yang telah mengalami kerusakan atau cacat.
- Bersihkan slow jet dan body karburator denga mencuci dengan bensin dan semprot menggunakan kompresor.
Pelepasan
- Untuk membuka karburator terlebih dahulu lepaskan plat seri/ Nomor Polisi dengan menggunakan kunci pas 10 mm dan kunci T 10 mm.
- Kemudian lepaskan kapper dengan membuka baut cover menggunakan obeng Plus (+) bagian depan samping kiri dan kanan.
- Setelah cover terlepas gunakan kunci T 10 mm untuk membuka baut menempel di batang besi body motor untuk mempermudah membuka baut karburator dari saluran silinder.
- Lepaskan selang bensin dari tangki ke karburator dan mengisi bak bensin dengan bensin yang di gunakan untuk mencuci karburator nanti.
- Sumbat Lepaskan baut karburator (Screw washer) dengan menggunakan obeng (+) Kemudian buka mangkok karburator (float chamber).
- Lepaskan karburator dari saluran filter dan saluran silinder dengan melepaskan juga tali cuk,
- Lepaskan saluran udara(air vent) lepaskan tali gas ( jarum skep) dan lepaskan karburator dari body sepeda motor.
- Lepaskan baut karburator (Screw washer) dengan menggunakan obeng (+) Kemudian buka mangkok karburator (float chamber).
- Lepaskan pin (as pelampung) dan kemudian lepas pelampung (float) sekaligus jarum pelampung (needle valve).
- Lepaskan main jet dengan menggunakan kunci pas 7 mm.
- Lepaskan slow jet menggunakan obeng min(-).
Pembongkaran Karburator
- Lepaskan pin (as pelampung) dan kemudian lepas pelampung (float) sekaligus jarum pelampung (needle valve).
- Lepaskan main jet dengan menggunakan kunci pas 7 mm.
- Lepaskan slow jet menggunakan obeng min(-).
- Gasket Berfungsi untuk perapat cela dari kebocoran.
- Valve Set Throttle Dan Jarum Gas Berfungsi untuk membuka dan menutup minyak yang telah bercampur udara masuk ruang pembakaran.
- Coke Berfungsi untuk membuka dan menutup filter.
- Gasket Karburator Berfungsi untuk membuang sisa-sisa kotoran, air yang bercampur dengan minyak.
- Pegas (Spring) Berfungsi untuk menggerakkan naik turunnya jarum gas.
- Mangkok Karburator (Float Chamber) Berfungsi untuk menyimpan bensin pada waktu belum di gunakan.
- Jarum Pelampung (needle valve) Berfungsi untuk mengatur masuknya bensin ke dalam mangkok karburator.
- Pelampung (Float) Berfungsi untuk mengatur agar tetapnya bahan bakar di dalam mangkok karburator.
- Skep(thortle valve) Berfungsi untuk mengatus banyaknya gas yang masuk ke dalam silinder.
- Float Pin (Pen Pelampung) Berfungsi untuk mengunci dan penahan sekaligus penopang jarum pelampung dan pelampungnya.
- Needle Jet (Pemancar Jarum) Berfungsi untuk memancarkan bensin pada waktu motorr di gas besarnya semprotan bensin dari main nozzle pada waktu motor di gas.
- Main Jet (Pemancar Besar Induk) Berfungsi untuk memancarkan bensin pada waktu motor di gas full.
- Slow Jet (Pemancar kecil/ Stasioner) Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu langsam/stasioner.
- Sekrup Gas/Baut Gas (Throttle Screws) Berfungsi untuk setelah posisi sekrup sebelum di gas.
- Skrup Udara/Baut Udara (Air Screw) Berfungsi untuk mengatur banyaknya udara yang akan dicampur dengan bahan bakar.
- Katup Cuk (Choke Valve) Berfungsi untuk menutup udara luar yang masuk ke karburator sehingga gas menjadi kaya digunakan pada waktu start.
Pembersih Karburator
- Lepas karburator dari kedudukkannya . Simpanlah mur dan ring pada tempat yang telah disediakan (mangkok bensin).
- Buka saluran pembuangan bensin pada karburator,dan keluarkan bensin dari ruang pelampung.
- Tampunglah bensin tersebut pada ratang bensin.
- Buka pelampung bensin (ruang pelamlampung) dengan posisi karburator terbalik.
- Ambil jarum pelampung dengan hati-hati, kemudian periksa aus atau tidak.Bila aus atau teroges sebaiknya diganti.
- Lepaskan main jet, air screw dan lainya dengan hati-hati.
- Bersihkan dengan udara tekanan(kompresor) atau tiup kuat-kuat.
- Simpan pada tempat yang disediakan.
- Cucilah komponen-kompenen karburator dengan bensin yang bersih.
- Semprotkan setiap saluran dengan udara bertekanan atau tiup kuat-kuat.
- Bila sumua kompenen yang sudah dibersihkan dan diperiksa, maka semua kompenen tersebut siap dipasang dengan urutan langkah kebalikan dari pembokaran.
- Kompenen-kompenen yang telah rusak (aus, tergores atau cacat) sebaiknya diganti.
Perakitan Karburator
- Setelah semua telah selesai dibersihkan pasang slow jet menggunakan obeng
- Pasang main jet menggunakan kuncin pas 7 mm dengan kecang dan kuat.
- Pasang jarum pelampung bersama-sama dan pasang pen pelampung untuk menguncinya.
- Setelah semua terpasang dalam body kemudian pasang oring ke float chambar (mangkok karburator) dan pasang fwart chambar ke body dan periksa seal (O-ring) jangan sampai terjepit body atau mangkok karburator.
- Pasang baut karburator (screw-washer) dengan kencang dan kuat.
Pemasangan Karburator
- Setelah karburator dirakit dan langkah selanjutnya memasang karburator ke dudukan sepeda motor.
- Pasanglah tali gas (jarum skeep), kemudian pasang selang udara (pernapasan tube air vent) dan pasang tali cuk.
- Pasanglah karburator kesaluran silinder dengan memasang sel (gasket) terlebih dahulu dan pasang baut karburator menggunakan kunci ring 8 mm dan kencangkan dan kuat.
- Pasang selang minyak ke karburator dan buka kerang karburator.
- Kemudian pasang kembali filter pembunuh firus dan pasang bautnya dengan menggunakan kunci T 10 mm.
- Pasanglah kembali kapper dan baut kapper menggunakan obeng bunga.
- Pasang kembali Plat Nomor Polisi dan bautnya menggunakan kunci T 10 mm dan kunci pas 10 mm.
Penyetelan Karburator
- Setelah semua terpasang dan karburator terpasang dengan selang bensin Hidupkan mesin dengan menarik cuk terlebih dahulu agar mendapat campuran yang kaya ketika start mesin pada kondisi dingin.
- Penyetelan berarti mengatur kecepatan mesin pada saat langsam/pelan dan mengatur percampuran bahan bakar dengan udara. Bila kecepatan langsam disetel terlalu tinggi maka pemakaian bahan bakar akan boros sedangkan kalau disetel terlalu rendah maka mesin cenderung sering mati.
- Penyetelan karburator harus dalam ke adaan mesin hidup dan telah panas.
- Putar secukupnya penahan skep sehingga putaran mesin meninggi.
- Putar sekrup pengatur udara kearah kanan hingga putaran mesin menurun.
- Putar kembali ke kiri agar putaran mesin naik kembali
- Dengan posisi sekrup sperti ini putaran mesin agak tinggi, maka untuk menurunkannya putarlah skrup penahan skep kekiri hingga putaran mesin dalam dapat sesuai dengan spesifikasi.
- Penyetelan sekrup udara putar sekrup udara searah dengan jarum jam sampai duduk dengan ringan kemudian putar balik sesuai spesifikasiyang di berikan.
- Putar stasioner 1.400 + 100 mm putar sekrup masuk keluar agar memperoleh putaran mesin yang rata.



0 Komentar
*Anda Sopan Kami Segan*